Senin, 20 Agustus 2018

Raja Garuda Mas Mendukung Pemberdayaan Perempuan di Indonesia

Juyinzu - Kesetaraan gender selama beberapa tahun sejak Indonesia merdeka memang masih menjadi problem yang sangat kental di Indonesia. Masalah yang satu ini kerapkali dikaitkan dengan sistem dan rasa tidak percaya yang diberikan kepada seorang wanita. Untuk mengatasi masalah ketimpangan tersebut, Raja Garuda Mas memberikan dukungan atas pemberdayaan perempuan di Indonesia dengan cara memberikan bidang pekerjaan yang tidak membedakan antara pria dan wanita.  

Dukungan atas pemberdayaan perempuan di Indonesia ini menjadikan Raja Garuda Mas senantiasa dihargai dan menghargai setiap karyawannya. Praktek kesetaraan gender untuk mendukung pemberdayaan perempuan di Indonesia dilakukan atas berbagai hal. Tidak hanya di bidang pekerjaan melainkan di bidang pendidikan juga demikian.


Pemberdayaan Perempuan di Indonesia Oleh Raja Garuda Mas  

Selama ini setiap apapun yang dilakukan oleh Sukanto Tanoto memang senantiasa dilakukan dalam upaya mendorong kesetaraan gender. Semua ini juga tergambar secara nyata dan jauh lebih real dalam profil Sukanto Tanoto sebagai sosok yang menghargai jasa masing – masing orang. Hal ini juga pada akhirnya dipraktikkan oleh anak – anak perusahaan RGE yang mana mereka berusaha untuk menjaga setiap saat agar karyawannya tidak pernah berusaha membeda – bedakan semua hal atas dasar jenis kelamin.  

Dalam perusahaan yang dinaungi oleh Sukanto Tanoto dengan praktik kerja RGE, praktik kesetaraan gender juga tak hanya diberlakukan sebatas teori. Melainkan praktik juga dilakukan. Sukanto Tanoto tidak hanya mempercayakan pekerjaan kepada para wanita akan tetapi RGE juga membuka kesempatan untuk berkembang secara setara. Sudah lebih dari 2000 perempuan selama ini yang sudah menghasilkan pendapatan dengan bekerja di perusahaan perkebunan milik Sukanto Tanoto tanpa perlu khawatir mengenai perawatan dan juga pendidikan anak – anak mereka karena ada program relawan untuk istri karyawan yang mendukung pendidikan anak usia dini dan beasiswa yang diberikan kepada anak – anak para pekerja termasuk pekerja wanita. Diharapkan konsekuensi atas kesetaraan gender dan dukungan atas pemberdayaan perempuan di Indonesia senantiasa dilakukan dengan baik oleh Sukanto Tanoto bersama RGE.  

Sebagai contoh adalah Anisa Handiyani yang merupakan seorang Sustainability Officer di bidang Department Environmental, Sustainability, dan juga Corporate Social Responsibility merupakan pegawai yang membuktikan adanya kesetaraan gender di grup perusahaan yang berada dibawah naungan RGE atau yang awalnya bernama Raja Garuda Mas ini. Dulunya dia pernah mendapat dukungan dari yayasan milik Sukanto yaitu Tanoto Foundation berupa National Champion Scholarship atau beasiswa berprestasi.  

Dalam pekerjaan yang dilakukannya ini tantangan paling besar yang dihadapi oleh Anisa adalah melakukan pekerjaan yang biasanya dilakukan oleh pria. Namun walau demikian, semua pekerjaan yang kebanyakan dilakukan pria sudah berhasil dilakukan oleh Anisa. RGE juga sangat intens memperhatikan kebutuhan setiap pekerja wanitanya. Hal ini terbukti dengan terdapatnya  komite gender yang tujuan pembentukannya adalah melindungi, memberikan edukasi serta memberdayakan pekerja perempuan. Standar operasional prosedur yang melindungi serta memberikan penanganan terhadap berbagai isu gender semuanya dapat ditemukan dengan adanya komite tersebut. Dengan dukungan tersebut, pendiri Royal Golden Eagle tentu sangat berharap bahwa pekerja perempuan semangat dan merasa tenang karena sudah terlindungi hak dan kewajibannya tanpa dibeda – bedakan.  

Semua anak perusahaan dan cabang Royal Golden Eagle mulai dari PT RAPP, Asian Agri dan yang lainnya semuanya sudah memberlakukan kesetaraan gender sehingga dapat menjadi ajang percontohan bagi perusahaan lain di Indonesia untuk turut melakukannya.

0 komentar:

Posting Komentar